Beranda » Viral Video Penari Telanjang Beraksi di Panti Jompo, Pengelola Minta Maaf

Viral Video Penari Telanjang Beraksi di Panti Jompo, Pengelola Minta Maaf

TABLOIDBINTANG.COM – Beberapa waktu lalu viral sebuah video yang memperlihatkan seorang penari wanita yang hanya mengenakan bikini beraksi di depan orang-orang tua yang tampak duduk di kursi roda. Si penari tampak beraksi menghibur para manula dengan tarian seksi. Peristiwa itu terjadi di sebuah panti jompo di Taiwan. Setelah video peristiwa itu viral pengelola panti jompo dikecam banyak netizen.

Pengelola panti jompo itu lalu meminta maaf atas pesta penari telanjang setelah video wanita berpakaian pakaian dalam menari untuk merayakan festival panen di Taiwan itu beredar luas.

Rumah Veteran Taoyuan, seperti dikutip dari dailymail.co.uk, fasilitas yang dikelola negara di Kota Taoyuan untuk pensiunan, membayar seorang penari wanita untuk menghibur setidaknya 12 lansia yang menggunakan kursi roda. Rekaman yang beredar menunjukkan penari telanjang itu, yang mengenakan lingerie merah dan hitam berkilau dengan sepatu hak tinggi, menyodorkan payudaranya ke wajah seorang pensiunan sambil menggoyangkan pinggulnya.

Warga lanjut usia yang rata-rata duduk di kursi roda, tampak menikmati aksi si penari. Penari telanjang itu juga terlihat melebarkan kakinya saat dia menari di depan sekelompok pensiunan dan anggota staf, yang bertepuk tangan mengikuti irama musik.

Pengelola panti jompo mengatakan mereka ingin mengangkat semangat para penghuni yang menurun karena dua perayaan Festival Pertengahan Musim Gugur sebelumnya telah dibatalkan karena pandemi. Tapi panti jompo ini menghadapi reaksi keras setelah rekaman itu muncul secara online. Mereka dipaksa untuk meminta maaf karena mempekerjakan penari telanjang untuk menghibur penghuni panti.

Pengelola panti mengatakan sangat menyesali insiden yang terjadi September lalu itu, tiga hari sebelum festival panen tahunan. Seorang juru bicara panti jompo mengatakan bahwa tindakan penari telanjang itu terlalu antusias dan berapi-api. Mereka berjanji akan lebih berhati-hati ketika merencanakan acara semacam itu di masa depan.

Juru bicara panti menambahkan, tujuan digelarnya acara tersebut untuk menghibur warga dan membuat mereka bahagia. Tapi setelah mendapat kecaman, mereka menyatakan sangat menyesal atas pelanggaran yang terjadi.

Penulis Redaksi

Editor Suyanto Soemohardjo

Baca di Tabloid Bintang

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *