Beranda » Sinopsis BUKU HARIAN SEORANG ISTRI SCTV Episode 653 Hari Ini Kamis 28 April 2022

Sinopsis BUKU HARIAN SEORANG ISTRI SCTV Episode 653 Hari Ini Kamis 28 April 2022

TABLOIDBINTANG.COM – Sinopsis BUKU HARIAN SEORANG ISTRI SCTV Episode 653 Hari Ini Kamis 28 April 2022

Alya menangis di makam Salsa, dan malah enggak sengaja melihat Pasha lihati dia dari kejauhan. Alya akhirnya malah sengaja berdrama. Minta maaf pada Salsa, karena saat ini, ada adiknya Salsa di kandungan mama.  Alya sok kaget lihat Pasha. Dia tahu Adi lakukan semua ini juga enggak sengaja. Karena malam itu mungkin Adi entah kelelahan atau apa. Tapi dia cuma ingin anaknya ini punya ayah, jadi dia mohon banget nikahi dia. Malah tiba-tiba Lula muncul dan tanya, “Mas Pasha ngapain malah disini?” Lula lalu malah lihat Pasha menatap ke makam Salsa.

Wilson jalan keluar kantor dan mulai gatal-gatal. Wilson mulai garuk-garuk dan heran, kenapa badannya tiba-tiba gatal semua? Wilson terus jalan menuju mobilnya. Tapi lalu, ambruk. Pingsan.

Naufal terima telepon dari Golden Skull yang kasih tahu bahwa mereka sudah berhasil lakukan tugas. Golden Skull kirim foto Kevin yang terkapar ke Naufal. Naufal senyum licik.

Dewa, Nana, Junior tiba di panti. Mereka lihat ada anak-anak panti yang sedang mengaji dan malah jadi heran saat melihat Junior merespons. Nana jadi curiga. Jangan-jangan Junior sudah mulai bisa mendengar lagi?

Sementara itu, Saras dan Coco tiba di depan Aula dan Coco masih bahas soal dia hepi banget akan ketemu Melly Goeslaw lagi. Mereka masuk dan Coco tercekat lihat ada Fajar di situ.

Fajar pergi dari sana dengan sedih. Coco kejar dan tahan tangan Fajar. Fajar berbalik dan tatap Coco tajam, “Bukannya kamu yang dari tadi enggak mau bicara sama aku? Aku hargai keputusan kamu kok. Aku pamit.”

Anto Hoed datangi Coco dan malah bilang dia sudah dengar soal Cornelia dari Dewa dan Nana dan Anto malah semangati Coco, bilang, engak ada kisah cinta yang tanpa tantangan!

Baca di Tabloid Bintang

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.