Beranda » Profil Indra Kenz, Crazy Rich Medan Jadi Tersangka Kasus Penipuan Judi Online

Profil Indra Kenz, Crazy Rich Medan Jadi Tersangka Kasus Penipuan Judi Online

TABLOIDBINTANG.COM – Indra Kenz ditetapkan sebagai tersangka atas laporan kasus penipuan investasi bodong aplikasi Binomo oleh Bareskrim Polri. Ia dilaporkan oleh korban binary option ke Bareskrim Polri dengan ancaman hukuman penjara selama 20 tahun. 

Indra Kenz dijerat dengan pasal berlapis. Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan Ramadhan menyebut Indra Kenz diduga telah melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan penipuan.

“Ancaman hukuman terhadap yang bersangkutan 20 tahun. Pasal yang disangkakan adalah Pasal 45 ayat 2 Juncto Pasal 27 ayat 2 UU ITE. Kemudian Pasal 45 ayat 1 Juncto Pasal 28 ayat 1 UU ITE. Kemudian Pasal 3 ayat 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU. Selanjutnya Pasal 5 UU No 8 Tahun 2010 tentang TPPU. Kemudian Pasal 10 UU No 8 Tahun 2010 tentang TPPU. Kemudian Pasal 378 KUHP Juncto Pasal 55 KUHP,” terang Ahmad Ramadhan.

Lantas seperti apa sosok Indra Kenz?

Indra Kenz lahir di Rantau Prapat, Sumatera Utara pada 31 Mei 1996 dengan nama Indra Kesuma. Namanya viral sejak iseng membeli mobil Tesla Model 3 di online shoping seharga Rp1,5 miliar. Hingga ia pun dijuluki sebagai salah satu crazy rich di Medan.

Di balik kehidupan mewahnya, Indra Kenz bukan berasal dari keluarga kaya raya. Setelah lulus SMA, ia merantau ke Medan dan kuliah. Saat di Medan sebagai perantau, Indra bekerja sebagai penjaga toko dan mengelola bisnis online shop kecil-kecilan.

Indra Kenz merupakan lulusan dari jurusan Teknik di Universitas Prima Indonesia lulusan 2018. Saat kuliah, ia mengaku sempat mengamen di cafe dan di acara pernikahan untuk memenuhi kebutuhan kuliahnya.

Makin lama, berbagai profesi dia geluti demi mengumpulkan rupiah. Indra Kenz pernah menjadi penyiar radio hingga pekerja kantoran.

Bahkan di usia 21 tahun Indra Kenz pernah kredit mobil Avanza yang dipakai untuk bekerja sebagai sopir taksi online. Penghasilannya menjadi driver taksi online sekitar Rp 300 hingga Rp 500 ribu sehari. 

Indra Kenz juga menjajal pekerjaan sebagau tukang service ponsel. Kemampuan editing membuat video, dimanfaatkan juga untuk mencari uang hingga akhirnya dia bekerja sebagai video editor.

Sampai akhirnya Indra Kenz mengenal dunia trading. Indra Kenz mempelajari dunia trading lewat seminar dan video-video di YouTube.

Indra Kenz pun mampu menguasai dunia trading dan membuka kursus trading online dengan nama kursustrading.com. Indra Kenz juga mendirikan perusahaan agensi kreatif PT Disotiv Citra Digital sekaligus menjabat sebagai direktur utama.

Dari situ, Indra Kenz mulai melebarkan bisnis hingga ke bidang kuliner. Dia mempunyai bisnis kuliner Mie Jongkok. 

Baca di Tabloid Bintang

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.