Beranda » Pangeran Harry Ceritakan Lelucon Cabul ke Kepala Sekolah, Putri Diana Malu Bukan Main

Pangeran Harry Ceritakan Lelucon Cabul ke Kepala Sekolah, Putri Diana Malu Bukan Main

TABLOIDBINTANG.COM – Adalah hal yang biasa bagi anak-anak untuk sesekali mempermalukan orang tua mereka. Dan hal ini pun pernah dialami Putri Diana. Menurut orang terdekatnya, Diana sering melontarkan lelucon dewasa dan Harry pernah mengulangi lelucon tersebut kepada guru di sekolahnya.

Menurut mantan koki Diana, Darren McGrady, mendiang sang putri punya banyak kesamaan dengan Harry ketimbang William. McGrady mengaku Diana pernah berkata kepadanya: “William seperti ayahnya dan keras kepala, dan Harry pemarah seperti saya; dia melakukan hal pertama yang muncul di kepalanya.”

Baik Diana maupun Harry dikenal memiliki sifat pemberontak. Misalnya, Diana tidak mudah menyesuaikan diri dengan aturan kaku kehidupan Kerajaan Inggris. Dia sering melanggar aturan berpakaian dan secara terbuka tidak setuju dengan cara tradisional bangsawan dalam membesarkan anak-anak mereka. Ketika Harry masih muda, dia juga memiliki citra sebagai “anak nakal” yang sering mengunjungi kelab malam dan berkelahi dengan fotografer.

Putrei Diana dan anak-anaknya. (Instagram)

Menurut penulis Robert Jobson, kemiripan Harry dengan Diana terkadang kerap membuatnya malu. “Pada suatu pagi di sekolah, dia mulai menceritakan lelucon cabul, tampaknya dia tidak peduli,” tulis Jobson dalam buku William at 40: The Making of a Modern Monarch seperti dilansir Daily Mail.

“Pengawalnya sadar bahwa bahasa tersebut tidak pantas didengarkan telinga anak kecil dan mencoba menghentikan cerita itu, tetapi dia tidak melakukannya,” ujar Jobson.

Ia melanjutkan, “Setibanya di Wetherby School di London Barat, William lari ke kelasnya, sementara Harry segera mulai menceritakan lelucon baru kepada kepala sekolah. Meski terlambat, Diana — yang wajahnya memerah karena malu — berhasil menghentikan lelucon tersebut.”

Baca di Tabloid Bintang

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.