Beranda » Mengenang Paul Walker, Melihat Lagi Sosok Brian O’Conner di Fast & Furious

Mengenang Paul Walker, Melihat Lagi Sosok Brian O’Conner di Fast & Furious

TABLOIDBINTANG.COM – PAUL Walker sebagai Brian O’Conner tak mungkin kita bisa lupakan.

Itulah peran yang demikian melekat pada diri Walker. Peran yang ternyata dibawanya hingga mati–bahkan dengan cara persis seperti di film: mobil yang dikendarainya (Walker di kursi penumpang, temannya yang menyetir) melenting menghantam pohon lalu terbakar.

Baik di film maupun di dunia nyata, Walker memang hobi mobil balap maupun balapan mobil. Mungkin karena itu perannya di franchise film Fast and Furious begitu melekat.

Karena perannya yang sudah begitu melekat pula, rasa kehilangan atas Walker begitu terasa. Sebagian besar penggemarnya tak percaya ketika mendengar kabar kematian Walker yang begitu tiba-tiba. Seorang kawan bercerita, setengah berkelakar sambil menghubungkan dengan filmnya bilang, “Kok yang mati Brian? Bukankah harusnya Han?” Bagi penggemar Fast and Furious tentu tahu tokoh Han diceritakan tewas di film ketiga dan di ujung film ketujuh.

Sambil mengenang Paul Walker, kami mengingat lagi bagaimana peran Brian O’Conner di film-film Fast and Furious.

The Fast and the Furious (2001)
Tahukah Anda, ketika pertama hadir, film ini dianggap film action kelas B. Bintangnya belum berstatus superstar. Vin Diesel lebih dikenl sebagai bintang aksi kelas B ketika itu. Paul Walker pun demikian. Ia lebih dikenal sebagai pemeran pendamping di film-film remaja seperti Varsity Blues dan She’s All That. Apalagi belum lama rilis Gone in 60 Seconds yang tak sekadar menjual mobil serba cepat, tapi juga dibintangi Angelina Jolie dan Nicolas Cage yang hasilnya biasa-biasa saja. Tapi ternyata perkiraan orang salah. The Fast and the Furious berbasis plot yang lebih padat. Penonton diperkenalkan dengan Dominic Toretto (Diesel), pembalap jalanan yang terlibat kasus pembajakan truk di Los Angeles. Ia tak sadar diselidiki polisi bernama Brian O’Conner (Walker). Tokoh terakhir itu menyamar jadi pemuda culun yang ingin ikut balapan dengan Brian dkk. Karena setiap hari makan salad tuna di kedai milik Dominic, Brian jatuh cinta pada adik perempuan Dominic, Mia (Jordana Brewster). Menangkap Dominic atau memenangkan cinta Mia? Kita tahu bagaimana akhirnya.

Fast & Furious (2009)
Entah kenapa film keempat diberi judul mirip film pertama–cuma menghilangkan partikel “the“. Mungkin sineasnya hendak memberi nama generik bagi franchise ini yang gampang diingat. Setelah membajak tanker bermuatan minyak mentah di Republik Dominika, Dom yang jadi buronan paling dicari bertemu kembali dengan Brian. Brian ibaratnya terkena persona non grata dalam keluarga Toretto. Ia mengkhianati persahabatan sekaligus membohongi kekasihnya, Mia. Kesalahan yang tak akan pernah dilupakan Toretto bersaudara. Namun, lantaran Dom dan Brian punya musuh bersama, bos narkoba Arturo Braga, keduanya bahu membahu. Di akhir film, menolak Brian yang sekali lagi hendak membiarkannya lari, Dom membiarkan dirinya ditangkap pihak berwajib.

Fast 5 (2011)
Di film kelima, franchise ini melambung lebih tinggi lagi ke puncak box office. Penggemar setianya kian bertambah. Fast 5 malah jadi salah satu film yang paling ditunggu musim panas tahun itu. Hengkang dari FBI, Brian ?(Walker) bergabung dengan keluarga Dominic Toretto (Diesel), sekaligus setia mendampingi Mia (Brewster). Menit-menit pertama langsung diisi adegan pelarian Dom. Brian dan Mia membebaskan Dom. Setelah berkumpul kembali, Dom dan komplotannya beraksi di Brasil. Mereka ditawari merampas mobil mewah dari kereta api yang mengangkutnya. Insting Dom membuatnya tidak mengikuti prosedur yang disepakati sebelumnya. Keputusan yang tepat. Misi yang gagal ini diintai dalang yang murka, Reyes (Joaquin de Almeida), gembong narkoba yang berkuasa di Rio De Janeiro. Di lain pihak, Dom dan komplotannya dikejar agen Diplomatic Security Service (DSS) Luke Hobbs (Dwayne Johnson).

<img alt=”” data-cke-saved-src=”http://media.mbigroup.co.id/files/large/7bfda2456199a984864edd6d2f7176b7.jpg” src=”http://media.mbigroup.co.id/files/large/7bfda2456199a984864edd6d2f7176b7.jpg” width:600px”=””>

Fast and Furious 6/ Furious 6 (2013)
Di awal film, kita melihat Brian menjadi ayah. Brian dan Mia kini menetap di Pulau Canary Spanyol didatangi Dominic. Di lain pihak, Dom penasaran soal kekasihnya, Letty Ortiz (Michelle Rodriguez), yang dikiranya sudah mati ternyata masih hidup dan bergabung dengan komplotan penjahat pimpiman Owen Shaw (Luke Evans). Dom mengajak Brian dan kawan-kawannya membantu Hobbs menggulung Shaw dan membebaskan Letty. Masalahnya, Shaw tak sendirian. Ia dijaga penjahat-penjahat nomor wahid termasuk tangan kanannya, Jah (Joe Taslim). Pada sebuah kesempatan, Mia diculik dan membuat Brian murka.?

Fast and Furious 7 (2014)
Kisah Fast and Furious 7 dimulai dengan melanjutkan film ketiga, Tokyo Drift. Han ternyata tewas oleh Ian Shaw (Jason Statham), yang ingin membalas dendam atas kematian adiknya Owen Shaw di film keenam. Setting cerita akan berlangsung di Tokyo, Los Angeles, dan Abu Dhabi. Konon syuting sudah berlangsung setengah jalan. Namun, kematian tragis Paul Walker bakal mengubah jalan cerita. Belum diketahui bagaimana karakter Brian dimatikan di film ketujuh ini. Pihak studio Universal dikatakan sudah menghubungi sutradara James Wan. Film ketujuh dijadwalkan rilis 11 Juli 2014. Namun, dengan jadwal syuting yang harus tertunda serta penulisan ulang skenario akibat kematian Walker, sangat mungkin jadwal rilisnya mundur.

(ade/ade)

Baca di Tabloid Bintang

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.