Beranda » Lewati Jumlah Penonton Kukira Kau Rumah, KKN Di Desa Penari Adu Kencang dengan Doctor Strange

Lewati Jumlah Penonton Kukira Kau Rumah, KKN Di Desa Penari Adu Kencang dengan Doctor Strange

TABLOIDBINTANG.COM – Sesuai prediksi, film KKN Di Desa Penari akhirnya berhasil menembus 3 juta penonton di hari ke-9 penayangan, tepatnya pada Minggu (8/5). Kini KKN menjadi film Indonesia terlaris 2022 menggeser Kukira Kau Rumah yang selama 2 bulan duduk di singgasana.

Kabar bahagia KKN tembus 3 juta penonton dibagikan oleh sutradara dan para pemain di Instagram masing-masing. Mereka mengunggah postingan berupa tulisan jumlah penonton KKN dari masing-masing jaringan bioskop di Tanah Air.

Total hingga hari ke-9 penayangan, sebanyak 3.013.079 orang sudah bertemu Badarawuhi di bioskop. Dalam foto tertulis penyumbang penonton terbanyak adalah jaringan bioskop XXI dengan 1,5 juta penonton.

Disusul CGV (691 ribu), Cinepolis (359 ribu), dan beberapa jaringan bioskop lainnya (384 ribu). Tingginya antusiasme penonton menunjukkan bahwa bioskop kita sudah kembali ke level pra pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah 3.013.079 orang sudah KKN dalam waktu 9 hari!! Terima kasih untuk kalian yang sudah rela antre, tiket war, dan nonton di bioskop,” ucap Tissa Biani di Instagram.

“Dukung terus film Indonesia. Jangan nonton yang bajakan. Bangga film Indonesia,” sambungnya.

Dengan angka 3 juta, KKN kini menjadi film Indonesia terlaris 2022, bahkan terlaris di masa pandemi Covid-19, melewati jumlah penonton Kukira Kau Rumah 2.220.180. Posisi ketiga film Indonesia terlaris di masa pandemi ditempati Makmum 2 dengan 1,7 juta penonton.

Mengutip cuitan akun Twitter Bicara Box Office, pekan ini tak ada film Indonesia baru yang tayang di bioskop. “Sehingga terbuka peluang bagi KKN DI DESA PENARI untuk tembus 4 juta dan KUNTILANAK 3 untuk tembus 1 juta,” kicau Bicara Box Office, Senin (9/5).

Sayangnya, jumlah layar KKN dikurangi untuk Doctor Strange yang sampai saat ini telah disaksikan 2,4 juta penonton. Harusnya pihak bioskop selalu memprioritaskan produk lokal sehingga semakin memiliki daya saing tinggi terhadap produk luar. 

Baca di Tabloid Bintang

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.