Beranda » Kontroversi Serial The Crown, Staf Raja Charles III Minta Boikot karena Melukai Hati Sang Raja

Kontroversi Serial The Crown, Staf Raja Charles III Minta Boikot karena Melukai Hati Sang Raja

TABLOIDBINTANG.COM – Serial tentang kehidupan para anggota kerajaan Inggris, The Crown yang tayang streaming di Netflix menjadi tayangan kontroversi. Sejak tayang musim pertama November 2016, serial yang kini dibintangi Dominick West itu sudah menjadi perbincangan karena tuai pro dan kontra.

Muncul kontroversi karena, ada yang suka dan ada yang mencibir, memandang negatif karena dinilai tidak sesuai fakta sejarah. The Crown musim kelima yang bakal tayang pada 9 November 2022 mendatang pun sudah ramai diperbincangkan.

Bahkan salah satu staf Raja Charles III mengatakan serial The Crown menyakiti majikannya yang digambarkan ingin mengkudeta Ratu Elizabeth II. Staf tersebut meminta untuk memboikot The Crown.

Raja Charles III. (Istimewa)

Dikutip dari DailyMail, drama The Crown benar-benar palsu, tak adil dan sangat melukai perasaan Raja Charles III. Selain itu, mantan PM Inggris, John Major yang dimunculka dalam serial tersebut juga memberikan pembelaan atas penggambaran karakternya.

John Major mengatakan apa yang disuguhkan di serial itu adalah kisah fiktif dan tak pernah ada lobi untuk menurunkan sang ratu. “Aku sama sekali tak pernah bertemu dengan Charles dan itu hanyalah sebuah omong kosong belaka yang dibuat-buat saja,” ucap John Major dalam wawancara DailyMail.

Sally Bedell Smith, penulis biografi kerajaan juga buka suara terkait kontroversi setial Thr Crown. Menurutnya, banyak orang yang lupa jika kisah di serial itu fiktif dan karena diproduksi dengan begitu baik sehingga mereka mengira itu adalah sebuah serial dokumenter asli. “Masalahnya adalah program ini diproduksi dengan sangat baik, ditulis dengan sangat baik sehingga orang lupa bahwa itu fiksi,” kata Sally Bedell Smith.

“Saya memberikan ceramah di seluruh AS dan begitu banyak orang – orang-orang terpelajar – percaya bahwa semua yang ada di The Crown benar-benar nyata. Mereka perlu mendapatkan keterangan di awal program bahwa itu adalah adaptasi fiksi dari peristiwa sejarah. Orang-orang perlu tahu bahwa hal-hal yang terjadi di The Crown dibuat-buat,” tutup Sally.

Baca di Tabloid Bintang

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *