Beranda » Jadi Juru Bicara G20, Maudy Ayunda Ajak Kaum Muda Dukung Isu Transisi Energi Berkelanjutan

Jadi Juru Bicara G20, Maudy Ayunda Ajak Kaum Muda Dukung Isu Transisi Energi Berkelanjutan

TABLOIDBINTANG.COM – Maudy Ayunda menyebut anak muda perlu berpartisipasi aktif dalam mendukung tiga isu dalam transisi energi berkelanjutan yang dilakukan pemerintah pada Presidensi G20 Indonesia 2022. “Transisi energi yang berkelanjutan ini memiliki tingkat urgensi tinggi. Dengan semangat kolaborasi kita dapat ambil bagian,” kata Tim Juru Bicara G20 Maudy Ayunda di Istana Negara, DKI Jakarta, Kamis (12/05).

Maudy Ayunda menyebutkan pentingnya keterlibatan atau partisipasi dari kaum muda. Hal ini agar dapat memberikan perubahan nyata terhadap penggunaan energi fosil di Indonesia. Di masa depan kaum muda dapat mengurangi penggunaan energi berbasis fosil secara signifikan. 

Mengingat, penggunaan energi fosil meningkatkan emisi CO2 yang menyebabkan serangkaian kerusakan lingkungan. Dari mulai udara hingga laut yang terancam akan kerusakan.

Kerusakan alam, ditegaskan Maudy Ayunda, adalah ancaman nyata. Hal ini pun diakui oleh sejumlah negara yang tergabung dalam G8, dan sebanyak 30 badan ilmiah dari berbagai negara.

“Aktivitas manusia telah berdampak luas pada kerusakan atmosfer, laut, kriosfer, dan biosfer secara permanen. Kerusakan alam permanen di muka bumi ini ditanggung oleh kita sendiri,” kata Maudy.

Ancaman itu pun juga mampu membuat penyakit baru yang akan menjadi pandemi. Apabila, kondisi kerusakan alam permanen tersebut yang semakin lama terjadi.

Sebagai bentuk konkret upaya pemerintah mulai mewujudkan transisi energi berkelanjutan, kini tengah diterapkan penggunaan kendaraan listrik dalam ajang G20. Selain itu, transportasi publik yang menggunakan energi listrik akan segera diterapkan pada sejumlah wilayah di tanah air. Target emisi CO2 sebesar 0 persen dapat segera diraih sesuai dengan rencana. “Penggunaan kendaraan listrik salah satu strategi untuk mencapai target Indonesia menurunkan emisi sebanyak 29 persen pada 2030 dan emisi 0 pada 2060,” tutur Maudy Ayunda.

Sumber: Kominfo.go.id.

Penulis Redaksi

Editor Suyanto Soemohardjo

Baca di Tabloid Bintang

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.