Beranda » Irfan Hakim Meradang Dituding Cari Sensasi Gara-gara Keripik Pedas

Irfan Hakim Meradang Dituding Cari Sensasi Gara-gara Keripik Pedas

TABLOIDBINTANG.COM – Irfan Hakim geram dituding cari sensasi atau gimmick dari kejadian masuk rumah sakit usai makan keripik pedas. Saat dilarikan ke rumah sakit, Irfan dinilai berlebihan hingga disebut setingan untuk mendapat penonton banyak di channel YouTube miliknya.

Kekesalan Irfan Hakim diungkap melalui Insta Stories di akun Instagram miliknya. Tanpa menyebutkan nama, Irfan menyinggung sosok yang mengajaknya kolaborasi.

“Ada orang yang bikin konten bareng gue, ternyata kontennya bisa Bahayain gue. Terus atas persetujuannya, gue bikin konten pribadi gue tentang kejadian tersebut, supaya nggak kejadian juga ke orang lain,” buka Irfan Hakim di Insta Stories miliknya.

Irfan membeberkan, video soal dirinya dan karyawannya yang dilarikan di rumah sakit sebelum dipublis padahal sudah diobrolkan. Bahkan menurut Irfan Hakim, dirinya ingin melindungi teman kolabnya.

“Di situ, gue agungkan dia sebagai orang hebat. Supaya dia nggak merasa bersalah banget. Sekarang dia malah bilang ke orang-orang kalau gue drama, dan bikin sensasi,” kata Irfan Hakim.

“Hallooooooooo…. dimana otak lo????” tegas Irfan Hakim tampak emosi.

Irfan Hakim menjelaskan, tudingan membuat sensasi terjadi langsung di depan sosok yang dimaksud Irfan. Ia pun balim bertanya, bagian mana yang tidak nyata.

“Terus lo pikir gue mengerang kesakitan dan team gue jatuh pingsan sampai mau mati itu gimmick??? Where is your mine??? Sementara semua kejadiannya terjadi di depan mata lo,” tutup Irfan Hakim.

Sebelumnya, kejadian Irfan Hakim dilarikan ke rumah sakit bersama karyawannya menjadi sorotan. Kejadian itu bermula saat dirinya membuat konten dengan Tanboy Kun.

Di sana, mereka mendapatkan tantangan untuk mengonsumsi keripik terpedas. Pertama makan, Irfan Hakim mengaku belum merasakan pedas. Begitu juga dengan beberapa kru Irfan Hakim yang turut dalam tantangan itu.

Baca di Tabloid Bintang

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.