Beranda » Dinyinyiri Tak Mensyukuri Wajah Pemberian Tuhan, Femmy Permatasari Ungkap Alasan Sesungguhnya Oplas

Dinyinyiri Tak Mensyukuri Wajah Pemberian Tuhan, Femmy Permatasari Ungkap Alasan Sesungguhnya Oplas

TABLOIDBINTANG.COM – Femmy Permatasari kembali dinyinyiri netizen usai melakukan operasi wajah. Femmy dibilang tidak mensyukuri wajah pemberian Tuhan yang memang sudah cantik dari dulu. Mereka pun mempertanyakan alasan Femmy operasi plastik.

“Tidak bersyukur pemberian Tuhan udah cantik di operasi-operasi,” sindir netizen. “Dari dulu udah cantik ngapain dirubah-ubah,” sahut netizen lain.

Melalui Instagram, Femmy mengungkap alasan di balik operasi yang dilakukan. Istri dari Alfons mengaku menolak menua. Dia tak mau wajahnya penuh kerutan, pipi kendur, dan kulit wajah lebih kusam.

“Emangnya muka ini gak akan menua yah? Emangnya bisa tetap kayak gitu (seperti umur 30-an) selamanya? Gak kan?” tanya Femmy.

“Yang pasti udah kerut sana-sini, pipi mulai turun, smile line mulai dalam dan kulit muka lebih kusam dan gigi pun tambah jelek. Dan saya tidak mau seperti itu,” lanjutnya.

“Makanya saya buang-buang uang suami sendiri untuk perawatan (laser, botox, filler, tarik benang dll) plus OP hidung & facelift juga veneer gigi demi tetap syantiiikkk,” sambungnya lagi.

Karena baru 20 hari lalu operasi, hasilnya belum terlihat. Senyum saja katanya masih susah. Masih bengkak. Sampai-sampai netizen menyamakan Femmy mirip artis A, B, C, dll.

Femmy minta netizen untuk bersabar. Setelah nanti kempes, dia mempersilakan netizen untuk mengomentari wajahnya mirip siapa.

“Yang sudah pasti tetap mirip Femmy Permatasari lah,” seloroh Femmy.

Netizen harusnya tidak perlu pusing dengan apa yang dilakukan oleh Femmy. Lagi pula itu tidak merugikan mereka.

“Yang pusing harusnya laki eke. Secara dutanya (duit) habis banyak tapi dia santai-santai aja. Eh yang rempong orang lain,” pungkas Femmy di kolom komentar. (Ind)


Baca di Tabloid Bintang

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *