Beranda » Dikta Eks Yovie & Nuno Buka Suara Kejantanan Diragukan, Pakaian yang Dikenakan Bikin Salfok

Dikta Eks Yovie & Nuno Buka Suara Kejantanan Diragukan, Pakaian yang Dikenakan Bikin Salfok

TABLOIDBINTANG.COM – Berambut gondrong kejantanan eks vokalis Yovie & Nuno, Pradikta Wicaksono atau Dikta, kerap diragukan. Keraguan orang membuat Dikta merasa sedikit bingung. Dikta mengajak orang untuk tidak menghakimi orang lain sebelum tahu kebenarannya seperti apa.

“Jarang banget gue speak up kyk gini.. tapi please dengerin aja sekali ini.. mulai lah jadi orang yang bijaksana.. thankyou. #speakup,” tulis Dikta dikutip dari Instagramnya, Selasa (7/6). 

“Gue mau ngobrol sedikit soal hal yang agak mengganggu. Sebenarnya enggak mengganggu, sih. Cuma gue bingung aja. Belakangan ini gue sering diragukan kejantanan gue, kelaki-lakian gue karena rambut gue gondrong,” katanya di video.

Tidak boleh kata Dikta menghakimi orang seperti itu. Menurutnya, rambut gondrong tidak berpengaruh pada kejantanan. Beberapa kali di tempat umum, seperti di bandara baru-baru ini ia dipanggil dengan sebutan “mbak”. 

“Loe gondrong, tapi kalo laki ya laki aja. Enggak ngaruh nggak sih mau gondrong atau apa. Tarian gondrong enggak gimana-gimana tuh. Banyak yang gondrong, rocker-rocker, mereka baik-baik aja kok. Enggak yang gimana-gimana,” keluh Dikta dengan rambut gondrongnya. 

“Jangan lah suka ngecap orang atau nge-judge orang kayak begitu. Karena kan, apa ya, jangan lah. Ayo mulai dibuka pikirannya. Udah 2022, bentar lagi 2023, ayo dong kita sama-sama buka pikiran dan tidak men-judge orang,” tambahnya. 

Kocaknya, di akhir video Dikta memperlihatkan dirinya mengenakan daster. Netizen dan para seleb pun dibuat kesal sekaligus terhibur melihat akhir dari video tersebut. 

“Kurang dikit lagi per-lambai-annya,” komentar Pongky Barata di kolom komentar. “Tampol ya Ta. KZL gw udah serius nontonnya,” sahut Audy Item. “Dasternya lucu buat aku aja lah,” celetuk netizen.


Baca di Tabloid Bintang

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.