Beranda » Belajar dari Kebangkrutan yang Pernah Dialami Deddy Corbuzier

Belajar dari Kebangkrutan yang Pernah Dialami Deddy Corbuzier

TABLOIDBINTANG.COM – Deddy Corbuzier pernah mengalami kebangkrutan. Sampai-sampai tabungannya di bank tinggal tersisa Rp 2 juta. 

Momen tersebut dialami pada saat dirinya sudah menggenggam popularitas sebagai mentalis. Sudah punya uang banyak. Bukan saat baru merintis karier. 

Empat bisnis yang dimilikinya cerita Deddy Corbuzier di kanal YouTube Tom IC Ifle bangkrut di saat bersamaan. Salah satunya di dunia kuliner.  

“Gue punya 4 restoran Jepang, semuanya sangat terkenal. Gue punya kafe dan klub di Bali. Gue punya kafe di bawah Bengkel di SCBD. Bangkrut di saat bersamaan. Dan beberapa bisnis lain,” beber ayah dari Azka Corbuzier. 

Cara menanganinya, Deddy mempelajari bahwa ia yang “go#lok”. “Bukan bisnisnya yang salah, bukan partnernya yang salah. Ya saya ditipu, pernah, off course,” aku Deddy Corbuzier .

“Tapi yang terjadi saya belajar berat sekali pelajarannya karena gue enggak punya duit sama sekali. Di bawah 2 juta perak doang. Dan gue harus bertahan dengan duit 2 juta itu selama sebulan. Gue belajar bahwa gue ini bodoh,” sambungnya.   

“Gue menjalankan sesuatu yang gue tidak paham. Gue hanya melihat orang menjalankan sesuatu dan gue ikut. Hanya karena gue merasa bisa. Nice to have. Tapi bahkan gue enggak mengerti,” tambahnya lagi. 

“Gue enggak tahu harga daging. Gue enggak tahu harga minuman alkohol. Gue enggak tahu alkohol bisa diselundupin. Gue enggak paham tentang dunia itu dan gue terjun ke dunia itu. Habis, habis. High risk tapi go#lok.”

Belajar dari kesalahan yang lalu, Deddy Corbuzier kemudian mengubah pola pikirnya. Ia tak lagi berbisnis yang tidak ia pahami. Hasilnya, beberapa bisnis yang dimilikinya sekarang sukses.

“Gue punya bisnis properti, manajemen, gym dan kesehatan, dan sebagainya. Alhamdulillah semuanya jalan. Kenapa? Karena gue paham apa yang harus gue lakukan,” beri tahu Deddy. 

Baca di Tabloid Bintang

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.