Beranda » Alami Mental Health, Mima Shafa Bisa Tetiba Nangis Tanpa Sebab

Alami Mental Health, Mima Shafa Bisa Tetiba Nangis Tanpa Sebab

TABLOIDBINTANG.COM – Mima Shafa, putri sulung Mona Ratuliu, mengaku memiliki gangguan mental. Di usia 11 tahun, Mima sempat berpikir untuk mengakihiri hidup lantaran depresi akibat tekanan tinggi yang dialami sejak SD.

Sebagai orang tua, Mona Ratuliu dan Indra Brasco sempat bingung dan tak tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan anak mereka. Apalagi kala itu belum banyak pengetahuan tentang kesehatan mental. Mima mengungkap, tekanan yang bisa berdampak ke mentalnya itu bisa muncul begitu saja tanpa harus ada sebuah peristiwa. Bahkan rasa cemas yang berlebihan bisa muncul tanpa sebab.

“Kalau panic attack sendiri perasaan cemas dan perasaan depresi hal beda. Kadang aku merasa cemas tanpa harus depresi, kadang aku bisa depresi tanpa merasakan cemas. Tapi kalau untuk rasa cemas sendiri sesimpel di depan publik ada banyak orang bisa nge-trigger kecemasan aku,” ungkap Mima Shafa di Studio Trans TV, Jl Tendean, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Mona Ratuliu, Mima Shafa, dan Indra Brasco. (Instagram Mona Ratuliu)

Mona Ratuliu mengatakan tidak selamanya Mima Shafa dalam kondisi kecemasan.

“Kalau lagi oke kondisinya kadang juga nggak apa-apa,” kata Mona Ratuliu.

Mona pun membeberkan, Mima Shafa bisa saja tiba-tiba menangis tanpa tahu apa yang dia tangisi. Kini, setelah menjalani semuanya bersama-sama, Mona Ratuliu lebih lega karena Mima sudah sangat lebih terbuka.

“Kemarin-kemarin suka menyendiri di kamar. Kalau sekarang, kadang ke kamar bilang, boleh nggak aku numpang nangis di kamar Bunda gitu,” terang Mona Ratuliu.

“Kadang mengurung diri di kamar bisa jadi gejala depresi. Itu untuk keluar kamar, ambil makan, minum, itu effort banget. Buat ke luar kamar itu repot banget. Misalnya mau pergi disuruh siap-siap mau kemana, aku cuci muka, siap-siap, itu rasanya kayak pusing banget, kayak mau pingsan, mual, sampai nangis-nangis,” pungkas Mima menjelaskan.

Baca di Tabloid Bintang

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *